Jumat, 23 Desember 2016

Troubleshooting Handphone

topik kita pada hari ini mengenai Fungsi & Kegunaan Troubleshooting Handphone Serta Penyelesaian Solusi Kerusakan Pada Ponsel Anda  pada banyak kendala handphone menyebabkan beberapa kerusakan pada komponen banyaknya komponen memberikan fungsi tersendiri antara lain kerusakan pada sisi komponen itu sendiri. banyak hal yang telah anda lohat beberapa jenis kerusakan pada komponen seperti IC CPU yang rentang kerusakan Mati total (Matot) Tidak ada jaringan Restart Tiba-tiba hp mati sendiri Contact Service LCD blank begitu juga kerusakan yang terjadi pada IC Audio (COBBA) seperti kerusakan Contact Service Blank hitam pada LCD Signal naik turun Sepiker dan Mic mati , dari segi demikian anda perlu melihat beberpa titik point pada skema handphone anda itu sendiri anda harus perhatikan tentunya.


Berikut ini adalah beberapa permasalahan handphone yang sering kita jumpai, beserta cara perbaikannya : Kembali : Jasa Kursus Service HP - Baca Juga :  Kursus Service HP  -  Lihat Pula : Jasa Service HP Lihat Juga : jasa service hp


  • Baterai Boros


Kita lihat dari daya tahan (life time) dan waktu standby maupun waktu percakapan, kita bisa memeriksa dan menguji pada ponsel dengan menggunakan power supply dengan langkah sebagai berikut :


- Saat ponsel anda masih dalam keadaan mati (off) inilah ponsel sudah mengambil arus pada baterai, ini terbukti dengan jarum ampere pada power supply menunjukkan angka 100 mili ampere. Keadaan seperti ini yang menyebabkan baterai ponsel boros, sebab ponsel terus menerus mengambil arus dari baterai meski ponsel telah mati.


- Sekarang lepaskan IC PA terlebih dahulu.


- Lakukan kembali tes ulang seperti yang diatas, lihat jarum ampere apabila diam, maka bisa dipastikan IC PA-nya rusak.


- Ganti IC PA dengan yang baru, lakukan kembali tes ulang seperti yang diatas, lihat jarum ampere, jarum ampere harus tetap diam.


- Baterai anda sudah tidak boros lagi.

Sinyal Ada, Kemudian Hilang
Permasalahannya sinyal pada ponsel tidak stabil, terkadang kuat, terkadang lemah.

Prosedur perbaikan :


- Periksa apakah ponsel bisa digunakan untuk mencari jaringan dengan cara manual. Jika ponsel tidak bisa mencari jaringan secara manual, maka IC RF (HAGAR) rusak, gantilah IC RF (HAGAR).


- Periksa juga apakah jalur ke IC PA tidak terputus.


- Apabila sebaliknya ponsel bisa mencari jaringan dengan cara manual, maka IC PA yang rusak, gantilah IC PA.


- Setelah hardware dari ponsel sudah diuji dan diperbaiki namun masalah tetap muncul, kita perlu memprogram ulang/flash ulang software ponsel sesuai dengan jenis dan versi ponsel atau dengan versi yang lebih baru dari versi software ponsel sebelumnya.


- Nyalakan ponsel anda, maka ponsel anda akan berfungsi dengan normal kembali.

  • Handphone Bisu


Pada ponsel yang bisu, apabila ponsel kita pakai telepon, maka lawan bicara kita tidak bisa mendengar suara kita, kita bisa melakukan pemeriksaan dan pengujian pada komponen MIC dengan menggunakan multitester dengan langkah sebagai berikut :


- Gunakan multitester yang manual pada skala xl, hubungan kabel kutub positif dan kabel kutub negatif dari multitester pada kaki-kaki komponen MIC, apabila jarum multitester bergerak maka komponen MIC dalam keadaan baik. Tetapi apabila jarum pada multitester tidak bergerak maka kita perlu mengganti komponen MIC tersebut, sebab komponen MIC yang rusak.


- Selanjutnya kita tes jalur dari komponen MIC. Untuk tes jalur kaponen MIC, kita juga gunakan multitester manual pada skala x1, hubungkan kabel multitester dengan interface MIC pada kutub positif dan negatif, apabila jarum multitester bergerak, maka jalur baik, tetapi bila jarum multitester tidak bergerak, maka jalur MIC terputus.
Kita bisa lakukan sistem jumper untuk mengatasinya.


- Apabila jalur baik, coba panaskan IC Audio dengan menggunakan blower.
- Jika ponsel masih bisu, gantilah IC Audio dengan yang baru.
- Setelah kita lakukan secara hardware tetapi ponsel masih bisu, maka kerusakan terdapat pada program (software) ponsel.

  • Flashing Nokia Mati Total


Lakukan pemeriksaan terhadap baterai apakah masih bisa digunakan atau sudah saatnya diganti yang baru, selanjutnya periksa jalur ped baterai dengan menggunakan avometer apakah terjadi korsleting atau tidak, kemudian cek handphone dengan menggunakan UFS-8. Lihat hasilnya apakah Boot Ok atau Err, jika Boot Ok, seperti tampak pada gambar di atas, maka proses repair handphone tersebut bisa dilanjutkan ke proses berikutnya yaitu melihat apakah handphone bisa memberikan Info dengan menekat tombol “Info” Jika hasilnya Boot Err seperti tampak pada gambar di bawah, proses repair handphone selanjutnya adalah:
Periksa kabel UFS-8, kemungkinan Boot Errr seperti ini dapat juga disebabkan oleh Kabel Flash yang kurang connect pada terminal jalur FBUS data pada PCB mesin handphone. Kemungkinan kotor atau kurang bersih juga bisa coba anda periksa dan bersihkan terminalnya atau tempat menempelnya pin kabel flash itu, kemungkinan lain dari connection kabel ini juga adalah pin kabelnya miring atau bengkok.


- Periksa IC Hagar/Mjolner, coba anda melakukan rebold pada IC Hagar /Mjolner coba direbold sebelum memutuskan untuk menggantinya.


- Periksa UPP/CPU. Apabila kedua langkah tersebut diatas sudah dilakukan, maka kerusakan terjadi pada IC UPP/CPU, coba direbold terlebihdahulu, apabila hasilnya sama saja, maka anda harus mengganti IC UPP.


- Setelah IC UPP diganti, lakukan pengecekan dengan UFS-8, jika fist Boot Ok, maka proses repair handphone selanjutnya lakukan proses flashing sampai finish.