Minggu, 26 Juni 2016

Jenis Macam & Pengenalan Alat Solder Servis Handphone

 Jenis Macam & Pengenalan Alat Solder Servis Handphone : Ada beberapa type alat solder yang bisa digunakan untuk proses servis handphone. Kembali : Jasa Kursus Service HP - Baca Juga :  Kursus Service HP  -  Lihat Pula : Jasa Service HP Lihat Juga : jasa service hp



Secara umum dibedakan menjadi Solder dan Hot Blowwer.


Berikut ini penjelasannya:

- Solder biasa.

Solder ini paling banyak digunakan, untuk servis HP biasanya yang 25 Watt, ada juga yang 30 / 40 watt (tapi jarang dipakai). Dan type solder ini hanya mempunyai satu watt saja (25 watt atau 30 / 40 watt).

Gambar Solder Biasa



- Solder “Tembak”

Istilah solder ini biasa disebut dikalangan teknisi untuk membedakannya dari solder biasa karena mirip dengan type solder biasa tetapi type ini mempunyai semacam tombol di gagangnya (tembakan) yang bila ditekan sehingga soldernya akan cepat bertambah panas.

- Solder dengan pengatur suhu (Solder Station)

Type ini mempunyai pengatur suhu dan bisa dipilih suhunya sesuai kebutuhan. Biasanya type solder ini, ada ket. ESD Safe sehingga aman digunakan untuk solder perangkat IC.

- Hot Blowwer

Hot Blowwer akan mengeluarkan semburan udara panas untuk mencairkan timah. Ada type Hot Blowwer Analog dan Digital.

Perbedaannya:

Hot Blowwer Analog pengaturan suhu maupun semburan udara panasnya dengan tombol yang diputar sedangkan type Digital berupa tombol yang bisa langsung ditekan dan nilainya akan langsung ditampilkan di display misal: suhu 350 derajat Celcius.

- Infra Red Blowwer

Mirip dengan hot blowwer biasa hanya saja semburannya bukan berupa udara panas tetapi berupa sinar infra merah. Type ini biasanya dipakai di servis center vendor level 3 ke atas.

Bagi sahabat yang ingin belajar servis handphone ada baiknya minimal mempunyai solder biasa untuk berlatih menyolder komponen. Untuk lanjutannya bisa pula berlatih dengan Hot Blowwer analog.


TIPS:

    Jika solder biasa anda tidak ada ESD safe, bisa dicoba melilitkan kawat di gagang solder (yang besi tetapi bukan mata soldernya) dan disambungkan ke paku beton yang terpasang di tembok, semakin dalam paku ke dalam beton akan semakin baik grounding untuk solder, factor kelembaban dalam beton juga berpengaruh untuk kualitas groundingnya.
    Sebaiknya mata solder diberi timah sedikit setiap habis digunakan, hal ini untuk mencegah oksidasi yang bisa berakibat mata solder cepat rusak.