Sabtu, 12 Maret 2016

Batu Tashmarine

Batu Tashmarine adalah nama dagang untuk batu permata berwarna hijau kekuningan dari diopside. Tetapi jangan sampai disamakan dengan Chrome Diopside, sebab Tashmarine tidak mengandung kromium apapun dan warna hijaunya lebih terang. Warna Tashmarine mungkin muncul karena ada kandungan besi (Fe) .
Legenda menyatakan batu darah terciptakan dari darah Yesus yang menetes jatuh kebawah di tempat di mana Dia disalib. Salah satu sumber lain menyatakan bahwa nama batu darah ini berasal dari kemampuannya untuk menghentikan dan menyerap darah yang sedang mengalir dari luka, bahkan jika batu ini dikenakan air sedikit dan digosok ke tangan maka batu darah tersebut akan meninggalkan cairan merah seperti darah. Untuk membedakan batu darah yang asli dengan yang palsu dipercaya sangat mudah yaitu gosokkan batu itu ke permukaan porselin yang kasar seperti belakangnya piring dan jika batu itu meninggalkan garis-garis merah maka batu itu asli batu darah, jika tidak kelihatan goresan merah maka batu darah itu hanya batu kaca belaka.
Sumber Tashmarine adalah daerah pertambangan di dataran tinggi wilayah Provinsi Xinjiang, Cina, tetapi juga telah ditemukan pula di Tajikistan.
Nama Tashmarine berasal dari “tash” yang artinya “batu” dan “marine” yang berarti “laut” dalam bahasa Latin. Oleh karena itu, trashmarine berwarna hijau laut. Tash merupakan julukan Natasha, putri Eric dan Kathe Braunwart, pemilik Columbia Gem House, perusahaan yang pertama membawa permata ke pasar.